Hadiri Diskusi Rabuan Roadshow, Pemkab Tanjab Barat Dorong Hilirisasi dan Peningkatan SDM

Tanjab barat ( kabar nusantara)– Mewakili Bupati Tanjung Jabung Barat, Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi dan Pembangunan Yan Ery, S.Pt., M.Si., menghadiri kegiatan Diskusi Rabuan Roadshow (DRR) yang diselenggarakan oleh Tim Tenaga Ahli Gubernur Jambi di Aula Rumah Dinas Bupati Tanjung Jabung Timur, Rabu (03/06/2026).
Mengusung tema “Akselerasi Pertumbuhan Berkualitas Melalui Peningkatan Sumber Daya Manusia dan Tata Kelola, Pengembangan Infrastruktur serta Hilirisasi Pemerintah Daerah”, kegiatan tersebut menjadi forum strategis yang mempertemukan unsur pemerintah, akademisi, legislatif, dunia usaha, dan berbagai pemangku kepentingan untuk bertukar gagasan serta merumuskan langkah percepatan pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Ketua Harian Tim Tenaga Ahli Gubernur Jambi, Syahrasaddin, dalam laporannya menyampaikan bahwa Diskusi Rabuan Roadshow bertujuan menghimpun berbagai masukan dan rekomendasi guna menjawab tantangan pembangunan daerah di tengah keterbatasan fiskal yang dihadapi pemerintah kabupaten maupun provinsi.
Menurutnya, penguatan kolaborasi antarpemangku kepentingan serta optimalisasi program pemerintah pusat dan pemerintah provinsi menjadi kunci agar pembangunan tetap berjalan efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Ia menjelaskan, terdapat lima fokus utama yang menjadi perhatian dalam diskusi tersebut, yaitu peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan tata kelola pemerintahan, pembangunan infrastruktur yang mendukung konektivitas wilayah, hilirisasi komoditas unggulan daerah guna mendorong pertumbuhan ekonomi berkualitas, serta peningkatan investasi.
Sementara itu, sebelum menyampaikan sambutan Bupati Tanjung Jabung Barat, Yan Ery terlebih dahulu menyampaikan permohonan maaf dari Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., yang tidak dapat hadir secara langsung karena pada waktu yang bersamaan tengah menjalankan tugas dan agenda kedinasan yang tidak dapat ditinggalkan.
Dalam sambutan tertulis yang dibacakannya, Bupati Tanjung Jabung Barat menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut sebagai wadah strategis untuk memperkuat sinergi pembangunan antarwilayah di Provinsi Jambi.
“Tema yang diangkat sangat relevan dengan kebutuhan pembangunan saat ini, khususnya dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memperkuat tata kelola pemerintahan, mempercepat pembangunan infrastruktur, mendorong hilirisasi sektor-sektor unggulan daerah, serta meningkatkan investasi,” ujar Yan Ery saat membacakan sambutan Bupati.
Dalam sambutan tersebut juga disampaikan bahwa Kabupaten Tanjung Jabung Barat berhasil mencatat pertumbuhan ekonomi sebesar 5,28 persen pada tahun 2025, yang merupakan capaian tertinggi di Provinsi Jambi. Prestasi tersebut menjadi indikator positif atas efektivitas berbagai program pembangunan yang telah dijalankan pemerintah daerah bersama seluruh pemangku kepentingan.
Meski demikian, Bupati Tanjung Jabung Barat menegaskan bahwa masih terdapat sejumlah tantangan yang perlu mendapat perhatian bersama, terutama dalam meningkatkan kualitas pertumbuhan ekonomi, pemerataan pembangunan infrastruktur, penguatan daya saing sumber daya manusia, serta pengembangan potensi daerah agar mampu memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi masyarakat.
Berbagai komoditas unggulan daerah seperti pinang, kelapa dalam, kelapa sawit, karet, kopi, sektor perikanan, pertanian, hingga minyak dan gas bumi dinilai memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan melalui program hilirisasi.
Upaya tersebut diyakini mampu menciptakan lapangan kerja baru, meningkatkan nilai tambah produk lokal, memperkuat daya saing daerah, serta mendorong kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Pada kesempatan yang sama, Bupati Tanjung Jabung Timur, Dillah Hikmah Sari, saat membuka kegiatan menyoroti sejumlah tantangan pembangunan yang masih dihadapi daerahnya, di antaranya tingkat kemiskinan, stunting, rendahnya Indeks Pembangunan Manusia (IPM), serta keterbatasan pembangunan infrastruktur akibat minimnya kapasitas fiskal daerah.
Ia menegaskan pentingnya sinergi dan kolaborasi antara pemerintah kabupaten, pemerintah provinsi, pemerintah pusat, akademisi, dunia usaha, serta berbagai elemen masyarakat dalam mencari solusi terhadap berbagai persoalan pembangunan tersebut.
“Melalui kegiatan ini diharapkan lahir berbagai gagasan dan rekomendasi strategis yang dapat menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan pembangunan daerah, sekaligus memperkuat kolaborasi antar pemangku kepentingan guna mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan,” pungkasnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri para Tenaga Ahli Gubernur Jambi, Anggota DPRD Provinsi Jambi Daerah Pemilihan VI, Kepala Bappeda Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Sekretaris Bapperida Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Sekretaris Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Tanjung Jabung Barat, para kepala OPD terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur, perwakilan Lembaga Adat Melayu (LAM), serta sejumlah undangan lainnya.( Misdi)