Malaka (kabar-nusantara.com) – Bantuan aspirasi DPR RI kepada Kelompok Tani berupa alat dan mesin pertanian, yakni pipil jagung dari Yohanis Fransiskus Lema (AnsiLema) dari fraksi PDIP, maka Bupati Simon mengadakan crosscek ke Petani, Senin (21/11/22) .
Bupati Malaka Dr. Simon Nahak, SH, MH perlu menindaklanjuti dan mengadakan crosscek terhadap penerima, sebelum dilakukan penyerahan pada Senin 21 November 2022 di Kantor Dinas Pertanian Kabupaten Malaka.
Kelompok penerima bantuan diantaranya Kelompok Sinar Arak, Kelompok Tani Oem Tom, Kelompok Tani Neke As, kelompok Tani Sinar Mandiri. Kelompok Tani umariklaran Jaya, Kelompok Tani Tunas Motaibun, Haliku Malu, dan Moris Fatik.
Croscek diawali dengan data kehadiran dan berharap para Petani tersebut benar-benar memiliki lahan yang memadai, dan hasil jagung yang cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka.
“Sebab untuk produksi tidak hanya satu atau dua bulir jagung tetapi jumlahnya berton-ton dan itu tidak mungkin kita pipil dengan tangan. Dan hasilnya betul Kelompok ini memiliki lahan luas, semua sudah punya hasil jagung banyak,” ucapnya.
Setelah semua data lengkap penyerahan dilakukan oleh Bupati Simon Nahak, dan Devin Hermin Ndolu Wakil Ketua DPRD, Kepala Dinas Pertanian, Kepala Bidang, utusan staff ahli DPDR RI di Kabupaten Malaka.
Menurut Kadis Pertanian Kab. Malaka, drh. Januaria Maria Seran mengatakan, penyerahan alat dan mesin pertanian kepada Kelompok Tani ini sebetulnya bukan pihaknya yang tentukan, tetapi ini sudah ditentukan anggota dewan Ansi Lema sendiri.
“Karena ini dari hasil reses ke setiap Dapilnya, termasuk kita di Malaka ada Dapilnya pak Ansi Lema. Jadi sudah ditentukan kelompoknya, kami dari Dinas cuma melakukan calon penerima calon lokasi (CPCL) secara detail.
“Playning kita menyediakan dokumen kita kasih ke Kelompok dan mereka silahkan pake. Untuk peningkatan aspirasi kami dari pertanian mengharapkan untuk para petani bisa membantu didalam meningkatkan produksi hasil pertanian mereka,” terangnya.
Oleh karena itu segala bantuan dari dana DAU, dana Propinsi, dana Pusat maupun hasil asiparasi dari anggota DPR seperti ini, berharap dengan pendampingan yang baik dari penyuluh supaya mereka bisa melakukan pola tanam yang baik.
Mereka bisa melakukan proses persiapan lahan yang baik, pola tanam sampai ke panennya nanti dengan perlakuan yang baik. Dari penyuluh.
“Dan kita berharap intervensi dari Dinas Pertanian itu adalah meningkatkan produksi,” jelasnya.
“Sehingga hasil produksi jagung, hasil produksi padi, hasil roduksi komoditi yang lain itu jumlahnya bisa memenuhi kebutuhan masyarakat. Arahnya adalah menggerak swasembada pangan,” tutup Yany.
(Rofinus bria)












