Komisi lV DPRD Batam Buka Workshop Pelatihan Pemberdayaan Perempuan

Batam (kabar-nusantara.com) – Wakil Ketua Komisi-IV DPRD Kota Batam Aman, S.Pd, MM. membuka workshop pelatihan pemberdayaan perempuan selama dua hari. Sesi ke-2 workshop dengan judul Motivasi dan Pengembangan Usaha Ekonomi Produktif Perempuan, di Sahid Hotel Kota Batam, 7/10/22.

Workshop kali ini dengan mengusung tema Peningkatan Usaha Yang Cerdas, Tangguh dan Berkualitas. Diselenggarakan di ruangan Azzura A Lantai 3, Sahid Hotel. 

Turut Hadir dalam acara tersebut,  Aman, selaku Wakil Ketua Komisi 4 DPRD Kota Batam, Asnawati Atik dari Fraksi Partai Nasdem, adapun sebagai narasumber, Wisnu Wiyono salah satu Dosen di Universitas International Batam, Fakultas Ekonomi Managemen dan narasumber lain dari Dinas Pemberdayaan Perempuan, Roy dan Tim 

Dalam kesempatan itu Aman menyampaikan bahwa Pelatihan Peningkatan Kapasitas dan SDM Perempuan, lebih fokus kepada Pengembangan usaha ekonomi produktif, oleh karena itu diprioritaskan bagi perempuan yang sudah punya produk usaha. 

Menjawab pertanyaan awak media, Aman mengatakan, Pasca pandemi covid 19, diharapkan sektor usaha industri rumah tangga, usaha kuliner dan lainya diharapkan kembali bangkit untuk menopang dan meningkatkan kehidupan ekonomi masyarakat. 

“Melalui pelatihan ini diharapkan  Ibu-ibu juga bisa membantu ekonomi keluarganya dengan kreatifitas, wawasan pengetahuan,  skill dan usaha kreatif dalam membuat, memasarkan dan mengembangkan produknya,” ungkapnya.

Kegiatan pelatihan ini dilakukan selama dua hari berturut-turut, semoga dapat memberikan tambahan pengetahuan kepada seluruh peserta yang hadir mewakili empat Kecamatan, yakni Lubuk baja, Batam Kota, Bengkong dan Batu Ampar. 

“Kegiatan workshop ini dalam rangka pemberdayaan perempuan, sekaligus menunaikan janji  atas permohonan warga pada saat kunjungan reses beberapa waktu lalu,” tambahnya.

Pantauan awak media para peserta sangat antusias mengikuti acara pelatihan tersebut, karena banyak ilmu yang didapat, serta menambah beberapa kenalan baru sehingga bisa memperluas pemasaran.

“Mendapat beberapa kenalan baru sama halnya memperluas hangkauan produk yang ditawarkan nantinya,” kata Titin salah satu peserta pelatihan. (Is/Dimas)