Yahukimo (kabar-nusantara.com) – Bekinus Yando, Intelektual Distrik Talambo Kab. Yahukimo menyerukan kepada Kementerian Sosial bahwa tidak bisa melihat di sekitar perkotaan saja, Rabu (15/02/2023).
Sedangkan dipedalaman Papua, ada sungai Mamberamo telah menelan 9 korban jiwa, karena hanyut dan meninggal pada 01 -02 Februari 2023. Saat terjadi gempa, hujan dan badai kencang.
Bekinus mengatakan sembilan orang hanyut di muara Nawa dan sungai Mamberamo itu, 6 orang korban telah ditemukan, tetapi 2 orang belum di temukan. Dia meminta uluran tangan Pemerintah Kabupaten, Provinsi maupun Pusat dalam hal ini Menteri Sosial.
“Bisa melihat di pinggiran perkotaan yang mengakibatkan korban jiwa, sehingga kami masyarakat saat ini sangat membutuhkan bantuan berupa bahan makanan, pakaian layak pakai, motor yonson,” katanya.
Pihaknya berharap Pemerintah Kabupaten, Provinsi dan Kementerian sosial memeberikan perhatian serius kepada korban tenggelam 9 jiwa asal Distrik Talambo, pada musibah Gempa bumi tersebut.
Dia menjelaskan tim Basarnas bersama masyarakat berhasil menemukan 6 korban tak bernyawa, nama-nama korban di antaranya, Hana Pringkou, Nurdia Foisa, Nebius Pringkou, Zakius Epkene, Eserina Pringkou, Nahor Pringkou.
“Dua orang korban belum di temukan Ruth dan Zakius Pringkou, kami membutuhkan uluran tangan berbagai pihak baik swasta, pemerintah daerah, Provinsi dan Pusat. Kami sangat membutuhan bantuan dari pihak terkait,” pungkasnya. (Obock I Silak – KBN – 145)














