Klaten (kabar-nusantara.com) – Warga di dua RT di Dusun Patoman, Desa
Kedungampel, Kecamatan Cawas, Klaten, Jawa Tengah dipusingkan merebaknya
penyakit chikungunya. Puluhan
warga diserang secara bergantian. Dilansir dari laman detik.com Kamis
23/12/2021.
“Total sampai hari ini yang terkena ada
sekitar 40 an orang. Yang hari ini masih bergejala tersisa 5 orang karena yang
lainnya sudah tidak ada gejala,” ungkap Kepala Puskesmas Cawas I, Dokter Ambar
Retnoningsih pada wartawan di kantornya, Rabu (22/12/2021) siang.
Dijelaskan Ambar, gejala serangan chikungunya
itu terdeteksi mulai awal bulan Desember. Beberapa warga mengeluh demam sampai
nyeri sendi
“Minggu
pertama bulan Desember ada beberapa warga mengeluh demam, nyeri sendi, kemudian
ada ruam di tangan dan kaki,” terang Ambar.
Menurut Ambar, 40 warga itu tidak terserang satu
tahap tapi bersambung dari warga satu ke warga lainnya. Dari satu rumah ke
warga lainnya.
“Itu (40 orang) tidak langsung terserang 40
orang. Gejalanya dari rumah satu ke rumah lain karena chikungunya menular
melalui nyamuk Aedes aegypti,” papar Ambar.
Setelah mendapatkan laporan itu, sambung Ambar,
Puskesmas berkoordinasi dengan tim epidemiologi, bidan dan desa. Kemudian
dilanjutkan penyelidikan epidemiologi. Kita ke
lapangan, kita data dan dilakukan penyelidikan epidemiologi. Dan ditemukan
jentik nyamuknya, lalu kita adakan penyuluhan di lokasi,” ucap Ambar
Namun
karena jumlah warga yang terjangkit di atas 15 orang, tambah Ambar, dilakukan
pengasapan. Fooging dilakukan setelah ada kesepakatan bersama.
“Karena lebih dari 15 orang, dari
kesepakatan dilakukan fooging hari ini untuk tahap pertama. Tapi tetap kita
minta warga PSN, menjaga kebersihan dan pemberantasan sarang nyamuk,”
pungkas Ambar.
Ketua RT 02, Dusun Patoman, Desa Kedungampel,
Wiyanto (38) mengatakan ada sekitar 40 orang dan yang dirawat satu orang. Warga
sebagian sudah membaik. “Sudah membaik sebagian setelah beberapa
hari. Menularnya sangat cepat sekali,” ungkap Wiyanto kepada detikcom.
Baca artikel detikHealth, “Bukan Omicron,
Puluhan Warga Klaten Diserang Chikungunya” selengkapnya











