Malinau (Kabar Nusantara) – Bupati Nunukan Hj Asmin Laura Hafid, S.E, M.M, PhD meresmikan rumah singgah karya Lagub membangun di Desa Respen Tubuh, Malinau Kalimantan Utara, Kamis, (15/06/2023)
Sebelum acara dimulai para tamu, undangan dan anggota forum Kerukunan komunitas karyawan lokal desa Payang (K3LDP) sudah memadati halaman rumah singgah
Acara dimulai dengan penyambutan Bupati Nunukan beserta rombongan dengan tarian gong oleh para penari dan Panitia beserta lembaga lembaga adat.
Panitia pembangunan sekaligus penasehat K3LDP, Gimson, S.Sos dalam sambutannya berterima kasih kepada kedua Kepala Daerah, Bupati Nunukan dan Malinau karena meluangkan waktunya ditengah kesibukan untuk hadir dalam peresmian rumah singgah.
Selanjutnya Gimson membeberkan alasan mendasar pembangunan rumah singgah.
“Dulu saya membawa almarhum bapak berobat di RSUD Malinau ini karena tempat penginapan penuh saya dan keluarga terpaksa duduk di emperan rumah sakit dan waktu itu sempat di usir oleh security karena memang bukan disitu tempat istirahat,” terang Gimson didepan Bupati.
Sepulang dari situ pihaknya mengajak anggota forum K3LDP, bagaimana caranya di Malinau ada rumah singgah untuk masyarakat yang membutuhkan dan bersyukur sebagian besar teman teman setuju.
“Mulailah kami patungan beli tanah, beli material sampai dengan upah tukang, mengedarkan proposal kepada PT MIP, MKP, RML dan beberapa perusahaan yang ada dilagub,” kata Gimson.
Sementara itu Bupati Malinau dalam sambutanya yang dibacakan Camat Malinau Utara, Francis mengucapkan selamat kepada forum K3LDP yang membangun rumah singgah bagi masyarakat yang membutuhkan.
Semoga bermanfaat dan mohon dijaga serta dirawat sebaik baiknya ungkap Francis yang membaca sambutan Bupati Malinau.
Selanjutnya Perwakilan management PT Mandiri Intiperkasa, Rochmad Mujiono juga menyampaikan ucapan selamat atas peresmian rumah singgah Lagub membangun. Didepan tamu dan undangan Rochmad berjanji management PT MIP beserta perusahaan mitra kerja siap mendukung program pembangunan untuk kepentingan masyarakat banyak.
Mewakili lembaga adat Robert Atim, berharap perusahaan perusahaan yang beroperasi di daerah ini harus punya andil dalam pengembangan sumber daya manusia masyarakat lokal.
“Saya berterima kasih kepada pihak perusahaan yang sudah membantu pembangunan rumah singgah ini. Mungkin kedepan harus bisa memperhatikan segi pendidikan, ekonomi dan budaya,” harap Robert.
Secara terpisah Bupati Nunukan Asmin Laura Hafid menyatakan sangat bangga dan mengapresiasi keberhasilan anak anak lokal yang bekerja di perusahaan pertambangan Lagub.
“Saya mengapresiasi kegiatan ini, ada karyawan yang mau membangun rumah singgah. Karena pembangunan tidak serta merta dari Pemerintah saja, yang penting memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat kita,” kata Laura.
Dengan keberadaan rumah singgah tentunya sangat membantu masyarakat Nunukan di Malinau dan harus tinggal beberapa hari dikarenakan membawa keluarga yang sakit, atau sedang menempuh sekolah di Malinau.
Ditempat yang sama tokoh pemuda Desa Payang, Julianto, juga menyampaikan terima kasih kepada Bupati Nunukan dan Malinau yang bisa hadir dan bersama kami,” katanya.
“Misi kami adalah membangun sesuai slogan forum K3LDP yakni Lagub membangun. Kita membangun untuk kepentingan masyarakat umum terutama yang membutuhkan dan tidak punya harapan. Ini pekerjaan mulia,” tutup Julianto.
Peresmian rumah singgah di meriahkan artis-artis dari Malaysia. dilanjutkan acara ramah tamah di Desa Pulau keras, Sembakung atulay. (Roni Duman)













