Malaka (kabar-nusantara.com) – Bupati Malaka Dr. Simon Nahak, SH, MH meresmikan Gedung DPRD kemudian diserah terimakan kepada Ketua DPRD Kabupaten Malaka, Adrianus Bria seran, SH, Kamis (22/12/22).
Acara peresmian dan serah terima ini dilaksanakan di Betun, Kecamatan Malaka Tengah, Kabupaten Malaka Nusa Tenggara Timur (NTT),
“Diresmikan hari ini karena bertepatan dengan hari Ibu. Ini adalah momen yang pas untuk menghormati Ibu, kasih Ibu sepanjang waktu,” ungkap Bupati Simon.
Bupati Simon juga menyampaikan, Selamat hari ibu, karena ini luar biasa tadi saya sudah sampaikan kasih Ibu sepanjang waktu Tidak akan berhenti.
“Saya pilih tanggal hari ini supaya ada momen sejarah, dan yang berikut kita harus mengakui apapun alasan di Malaka itu adatnya harus di ikuti dari suku mama, ini tidak bisa dipungkiri,” tambahnya.
Ini suport yang luar biasa dari anggota Dewan sehingga harus jujur, bahwa selama ini sudah menjadi dinamika yang luar biasa. Yang dulunya biasa saja, akhirnya semua bisa dibangun.
“Karena rencana anggaran itu disepakati oleh Dewan, ketika Dewan tidak setuju bisa-bisa tidak berjalan tapi kita harus bersyukur bahwa kerjasama yang baik, dan kolaborasi luar biasa sehingga hari ini kita lihat hasilnya,” jelasnya.
Bupati mengatakan, tidak hanya beriman tetapi juga harus berbuat dan kalau bukan sekarang kapan lagi, jadi pada waktunya yang tepat. Termasuk juga menekan anggka kemisikinan.
Untuk menekan angka kemiskinan di Kabupaten Malaka kata Bupati Simon, ini kan sudah punya rumah. Inikan memberikan keamanan, kenyamanan disini juga ada ketertiban bagi teman-teman Dewan, sehingga kemudian bisa bekerja dengan fokus.
“Kita sama-sama fokus untuk masyarakat Kabupaten Malaka. Kan sudah ada tempatnya yang tadinya kadang -kadang kita ragu dan gelisah kapan selesai kontrak?, Apakah ada uang untuk memperpanjang kontrak ?, macam- macamlah yang ada di pikiran kita,” ungkap Bupati.
Sekarang sudah ada rumah, walaupun belum lengkap sekali. Masih banyak ruang harus dilengkapi. Tapi secara hukum memang sudah selesai gedung ini maka harus diserahkan.
“Karena saya juga tidak mau kemudian saya merepotkan teman-teman Kejaksaan dan Kepolisian, karena ketika diaudit ya bisa kena. Kenapa sudah selesai Gedung sudah PHO tetapi tidak mau menyerahkan saya tidak suka hal-hal begitu,” tegas Bupati Simon.
Selesai dari sini secepatnya saya dan Romo akan memberkati Rumah Jabatan (RJ) yang baru diberkati, biar nanti pada 25 Desember diundang semua untuk acara open house di Rumah Jabatan dan sekaligus syukuran untuk RJ I dan RJ II.
(Rofinus Bria)






















