Di Duga mar up Pekerjaan pembangunan sumur bor prasarana pertanian tanaman pangan milik dinas pertanian holtikultura

 


Tanjab Barat (kabar Nusantara )-Pekerjaan Pembangunan sumur bor prasarana pertanian tanaman pangan dan holtikultura Yang berlokasi Di desa lubuk terentang Kecamatan Betara
kabupaten Tanjung Jabung Barat Provinsi Jambi (06/01/2025).
Kegiatan pembangunan prasarana pertanian milik dinas pertanian tanaman pangan dan holtikultura tersebut mengunakan sumber dana APBD PERUBAHAN (APBD P )Tahun 2025 sebanyak (satu) 1 paket dengan nilai pagu SERATUS SEMBILAN PULUH SEMBILAN JUTA TUJUH RATUS TUJUH PULUH LIMA RIBU RUPIAH ( Rp 199.775.000.00 ) pembangunan sumur bor tersebut di kerjakan Oleh Cv SUMBER CAHAYA TEHNIK selaku pihak pelaksana dan CV REKA CIPTA TEHNIK KONSULTAN selaku konsultan pengawas.
Di duga mar up dalam Pembangunan sumur tersebut pasal nya kami melihat banyak nya kejanggalan dalam pelaksanaanya saat media kabar Nusantara melakukan pantauan secara langsung di lokasi kami bertemu dengan salah seorang narasumber yang enggan di sebutkan namanya menceritakan ke pada media kabar Nusantara bahwa dirinya melihat secara langsung bagai mana proses pembangunan sumur bor tersebut hingga selesai.
Lanjut menurut pengakuan narasumber bahwa diri nya merasa heran karna terlalu banyak nya kejanggalan selama proses pembangunan sumur bor tersebut sangat lah berbeda jauh seperti bahan-bahan yang di gunakan tidak sesuai di karenakan terlalu sedikit Bila di ukur dengan kedalaman sumur (120 meter ) salah satu nya seperti PIPA PVC AW yang di peruntukan untuk casing ukuran 6″ saya lihat paling banyak (dua) 2 batang dan PIPA PVC AW ukuran 4″ sekitar (sebelas) batang kemudiaan pipa 1.1/2 ” sebanyak ( enam puluh )60 batang yang lebih membuat saya heran lagi pada saat proses pengebor itu baru mencapai kedalaman ( enam puluh meter) 60 meter sudah selesai .Ujar narasumber .
Kemudian media kabar Nusantara melakukan pemantau yang lebih mendalam lagi di lokasi secara langsung berbekal cerita dari narasumber tersebut benar kami pun melihat banyak sekali kejanggalan seperti mengurangi jumlah volume berikut bahan- bahan nya .
Sampai berita ini di tayangkan media kabar Nusantara sudah Berulang kali mengkonfirmasi kebenaran berita tersebut kepada dinas terkait maupun pihak konsultan pengawas melalui via tlpon maupun wa semua tidak di respon sama sekali berdasarkan keterangan di atas maka kami dari media kabar Nusantara akan meneruskan berita tersebut kepada dinas terkait seperti inspektorat maupun pihak kejaksaan agar dapat di tidak lanjuti ( misdi )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *