Semarang (kabar-nusantara.com)
– Usai kebakaran semalam, Gedung Kasuari RSUP dr. Kariadi Semarang dipasangi
garis polisi dan pelayanan pasien dialihkan. Tim Inafis Polrestabes Semarang
dan Labfor Mabes Polri cabang Semarang terlihat masuk gedung tersebut pagi ini.
Dilansir dari laman detik.com, Jumat (30/12/2021)
Garis polisi dipasang di bangunan ruang MRI yang terbakar dan letaknya
bersebelahan dengan gedung utama Kasuari. Di depan lobi Gedung Kasuari juga
dipasang garis polisi dan hanya pihak berwenang yang boleh masuk.
Humas RSUP dr Kariadi, Parna, mengatakan koordinasi dilakukan dengan
kepolisian. Garis polisi dipasang untuk sterilisasi ketika polisi melakukan
penyelidikan. Rencananya pelayanan sudah bisa normal kembali pada Senin
(3/1/2022).
setelah berkoordinasi dengan teman-teman Polrestabes dan Inafis, Senin bisa
kita buka normal kembali,” kata Parna kepada wartawan di lokasi, Jumat
(31/12/2021).
Sedangkan
untuk pelayanan MRI, Parna menjelaskan masih ada alat lainnya jenis Cobalt yang
bisa dimaksimalkan untuk melayani pasien. “Alat MRI ini tidak satu-satunya. Bisa layani dengan yang Cobalt. Kita
optimalkan alat lainnya,” katanya.
Untuk diketahui api berkobar di ruang MRI RSUP dr Kariadi Semarang sekitar
pukul 19.00 WIB kemarin malam. Gedung
tersebut bagian dari gedung Kasuari namun terpisah dan hanya terhubung dengan
lorong. Api tidak sampai ke gedung utama yang juga menjadi ruang rawat inap
pasien. Meski demikian pasien di ruang rawat inap itu tetap dilakukan.
Baca artikel detiknews, “Gedung Kasuari RSUP Kariadi Semarang Digaris
Polisi Usai Kebakaran” selengkapnya











