Pengacara Itu Harus Jaga Kepercayaan

 

BALIKPAPAN (Kabar Nusantara) – Tidak banyak kaum hawa yang menekuni profesi sebagai pengacara karena profesi ini lebih identik dengan kaum pria, sebab persaingan dan ritme kerja pengacara ini cukup berat dan melelahkan serta beresiko besar. 

Tapi tidak demikian halnya dengan Andi Sari Damayanti Mansur, S.H, MH yang lebih memilih menekuni profesi pengacara, walaupun banyak tantangan dan rintangan yang dihadapi. 

“Saya memulai aktif di dunia kepengacaraan dari bawah, ” kata Sari akrab dirinya disapa saat ditemui di kantornya pada (25/5) baru-baru ini. 

Dirinya menyampaikan bahwa saat menempuh pendidikan Sarjana Hukum , saat kondisi hamil anak yang ketiga. Perlu perjuangan tersendiri bagi dirinya untuk kuliah sambil mengurus keluarga. 

Akhirnya setelah mengikuti sekolah pengacara, dirinya pun mulai aktif di dunia kepengacaraan sejak tahun 2013 sampai sekarang. 

Awal merintis kantor hukum, dirinya berkantor di rumah saja,  namun seiring dengan banyaknya klien yang dia tangani, akhirnya dia memberanikan diri untuk menyewa kantor di jalan. MT Haryono yang berada di tengah-tengah kota Balikpapan. 

“Alhamdulillah setelah membuka kantor  semakin banyak klien yang meminta jasanya, ” ujar Sari. 

Sari pun menyampaikan bahwa rutinitas kerja pengacara itu harus siap 24 jam,  karena sewaktu-waktu klien membutuhkan bantuan maka harus siap,  walaupun saat itu tengah malam. 

Sari pun menceritakan kalau dirinya tidak asing lagi saat ada klien yang memanggilnya saat jam istirahat karena kondisi darurat perlu pendampingan, maka dia pun harus siap saat itu juga. 

“Pokoknya kita harus siap mental untuk menghadapi berbagai situasi, ” kata Sari yang juga aktif sebagai dosen hukum di Universitas Mulia Balikpapan. 

Kini kantor hukum Andi Sari Damayanti, SH, MH yang telah dia rintis sejak 7 tahun lebih telah melayani 200 kasus lebih dengan berbagai permasalahan hukum, baik kasus Pidana maupun Perdata bahkan banyak juga klien yang dia tangani berada diluar kota. 

“Intinya dalam menjalani profesi pengacara itu harus menjaga kepercayaan klien, supaya kerjasama yang dibangun bisa berjalan dengan baik, ” imbuh ibu tiga anak ini. (are)