Terminal Kota Kuala Tungkal Butuh Perhatian Serius

Tanjab barat ( kabar nusantara) — Fasilitas toilet di Terminal Kota Kuala Tungkal, Provinsi Jambi, dilaporkan dalam kondisi memprihatinkan dan membutuhkan penanganan segera. Bangunan terminal yang dibangun menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sebesar Rp3,5 miliar tersebut saat ini tidak memiliki pasokan air yang memadai.
Ketiadaan air menyebabkan toilet di terminal tidak dapat digunakan sebagaimana mestinya. Baik air dari pompa maupun jaringan Perusahaan Air Minum (PAM) tidak tersedia. Selain itu, sumur bor yang menjadi salah satu sumber air diketahui sudah tidak berfungsi selama kurang lebih tiga tahun. Sejumlah fasilitas pendukung lainnya juga diduga mengalami kerusakan atau hilang.
Kondisi ini berdampak langsung pada penumpang serta para penyewa kios di area terminal. Mereka mengaku merasa kecewa dan tidak nyaman dalam menggunakan fasilitas umum yang tersedia.
“Sayang sekali, terminal di dalam kota dengan bangunan yang cukup megah, tetapi tidak memiliki air,” ujar salah seorang penumpang.
Masyarakat berharap pemerintah daerah dan instansi terkait segera mengambil langkah konkret untuk mengatasi permasalahan ini. Perbaikan fasilitas toilet serta penyediaan air bersih dinilai sangat penting guna meningkatkan kenyamanan dan kelayakan terminal sebagai sarana transportasi publik.(Misdi)