Nagan Raya, kabar–nusantara.com
Bagi sebagian orang, rumah hanyalah bangunan. Namun bagi Ibu Tek Nong, rumah adalah tempat berlindung dari kerasnya kehidupan. Ketika kayu-kayu tua mulai rapuh dan angin bebas masuk melalui celah dinding, harapan untuk memiliki hunian layak terasa begitu jauh.Warga Desa ujung Blang Kecamatan Beutong Kabupaten Nagan Raya, Rabu (4/3/2026)
Harapan itu akhirnya datang melalui program TMMD Ke-127 Kodim 0116/Nagan Raya yang menjadikan rumahnya sebagai sasaran perehaban Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).
Sejak pengerjaan dimulai, prajurit Satgas TMMD bekerja tanpa mengenal lelah. Mereka membongkar bagian rumah yang tak lagi kuat, lalu menggantinya dengan material baru. Suara palu beradu menjadi irama perubahan yang perlahan menghidupkan kembali bangunan tersebut.
Ibu Tek Nong seorang penerima Bantuan RTLH mengatakan,rumah yang dahulu terasa renta kini perlahan berubah menjadi tempat yang memberi rasa aman buat saya.
“Walaupun masih dikerjakan, saya sudah sangat bersyukur. Ini seperti mimpi,” ujar Ibu Tek Nong dengan mata berbinar.
Terlihat di lokasi kegiatan RTLH berlangsung dengan pembagian tugas yang rapi. Sebagian personel memperbaiki struktur dinding, sementara lainnya melakukan pengecatan. Warna hijau yang menghiasi rumah menjadi tanda kehadiran TNI yang membawa semangat baru.
Ini Lebih dari sekadar pembangunan fisik, perehaban RTLH mencerminkan kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat. Kehadiran TMMD menjadi jembatan antara pengabdian prajurit dan kebutuhan nyata warga desa.
Setiap sentuhan kerja yang dilakukan menjadi simbol kebersamaan, bahwa pembangunan tidak hanya tentang bangunan, tetapi juga tentang memulihkan harapan.
Melalui TMMD Ke-127, rumah sederhana itu kini berdiri sebagai saksi bahwa gotong royong mampu mengubah kesulitan menjadi masa depan yang lebih layak.
(0116).











