Forum K3LDP Gelar Bakti Sosial di Area Makam Leluhur Desa Payang

Nunukan (kabar-nusantara.com) –  Forum Kerukunan Komunitas Karyawan Lokal Desa Payang (K3LDP) site Mandiri group, Sembakung, Nunukan, Kalimantan Utara melakukan bakti sosial di area makam leluhur Desa Payang, Sabtu (03/09/2022).

Dari pantauan awak media, bakti sosial dimulai pukul 08.00 pagi sampai pukul 11.30, karyawan-karyawati yang tergabung dalam forum K3LDP berasal dari berbagai kontraktor mitra kerja PT Mandiri intiperkasa sebagai perusahaan pertambangan batubara di site Sesayap, Kalimantan Utara.

Gimson, S.sos penasehat umum forum K3LDP berterima kasih atas kerjasama anggota K3LDP, bersatu bahu membahu sehingga bakti sosial di area makam leluhur ini dapat terlaksana dengan baik.

Menurut Gimson, bakti sosial ini rutin dilakukan tiga kali dalam setahun karena ini program kerja pengurus inti. “Saya berharap bakti sosial ini bukan hanya semata mata melaksanakan agenda atau program kerja Forum, lebih dari itu sebagai bukti nyata kita berterima kasih kepada leluhur Desa Payang yang punya rumah disini, merintis tempat ini sampai perusahaan tambang batubara beroperasi dan kita boleh bekerja sehingga dapat menafkahi keluarga kita,” katanya. 

Dulu, cerita bapa saya tempat ini belum berpenghuni, kuburan kuburan ini tidak tertatah, ini ada pohon dolok ditempat kita berdiri ini banyak tulang belulang yang sudah dikubur sini, saya mohon pengurus forum coba pikirkan pagar makam ini supaya diperbaiki. Pinta, Gimson.

Terpisah, Piter ketua K3LDP berharap supaya persatuan dan kerjasama pengurus bersama anggota semakin ditingkatkan. Jangan berjalan sendiri, sampaikan kalau ada persoalan supaya kita selesaikan secara musyawarah mufakat, karena kita di forum adalah keluarga. Tegas Piter.

Lebih lanjut, Yunus Lanjang selaku HRD site mengimbau kepada seluruh anggota supaya tetap semangat dan komitmen melakukan tanggung jawab masing-masing, banyak anggota kita bermasalah di perusahaan baik itu absensi, performance kerja, safety maupun atitude, mari kita kembali pada diri kita sendiri, pungkasnya. (Roni Duman)