CIREBON ( kabar nusantara )– Masyarakat nelayan di Desa Mertasinga, Kecamatan Gunung Jati, Kabupaten Cirebon, tengah bersiap menyelenggarakan ritual tahunan “Sedekah Laut Nadran Kalibodet”. Acara adat yang sarat akan makna budaya dan religius ini rencananya akan dilaksanakan pada Minggu, 19 April 2026, mulai pukul 07.30 WIB hingga selesai.
Ketua KUD setempat, Bapak Rasani, dipastikan akan hadir untuk memimpin jalannya koordinasi acara. Kehadiran tokoh penting koperasi nelayan ini menegaskan bahwa acara Nadran bukan sekadar seremoni, melainkan simbol persatuan ekonomi dan sosial warga pesisir Kalibodet dalam menjaga kearifan lokal.
Keamanan dan kekhidmatan acara juga menjadi prioritas utama panitia. Berdasarkan informasi terkini, sejumlah personel dari Pol Air Polda Jabar serta anggota TNI Angkatan Laut dijadwalkan hadir untuk melakukan pengamanan di darat maupun pengawalan saat prosesi larung sesaji ke tengah laut.
Inti dari prosesi Nadran kali ini adalah ritual membuang kepala kerbau ke tengah laut. Ritual ini merupakan warisan leluhur yang terus dijaga secara turun-temurun oleh masyarakat nelayan Kalibodet sebagai simbol penghormatan terhadap alam yang telah memberikan penghidupan.
Tujuan utama dari penyelenggaraan Sedekah Laut ini adalah sebagai wujud rasa syukur yang mendalam dari para nelayan kepada Allah SWT. Warga meyakini bahwa segala hasil laut yang mereka peroleh merupakan anugerah dari Sang Pencipta yang patut dirayakan dengan khidmat.
Selain aspek spiritual, acara ini bertujuan untuk memupuk rasa syukur atas rezeki berupa hasil tangkapan ikan yang melimpah selama setahun terakhir. Dengan semangat kebersamaan, para nelayan berharap keberkahan tersebut akan terus mengalir untuk tahun-tahun mendatang.
Kegiatan ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap satu tahun sekali. Bagi masyarakat Mertasinga, Nadran bukan hanya sekadar pesta rakyat, melainkan momentum untuk mempererat tali silaturahmi antarwarga nelayan dan seluruh pemangku kepentingan di wilayah Cirebon.
Saat ini, persiapan di lokasi acara terus dimatangkan guna menyambut kedatangan para tamu undangan dan masyarakat umum. Diharapkan, melalui Tradisi Nadran Kalibodet 2026 ini, ekosistem laut tetap terjaga dan kesejahteraan nelayan di Desa Mertasinga semakin meningkat. ( TITO )