Kegiatan ini di tandai dengan upacara misa yang di pimpin oleh Pater Frids Meko, SVD pada hari Triduum kedua. 13 Januari 2022. Banyak hal yang di berikan kepada para siswa dan siswi saat renungannya. (Homilinya,)
“3 hal utama dari Arnoldus Janssen yakni belajar dengan tekun, berdoa dan studi serta hidup sederhana,” katanya.
Selanjutnya Pater Fritz Meko, SVD dalam renungaNya menjelaskan peran guru adalah mengajar dan mendidik. “Mengajar berarti aktivitas mentransfer nilai ilmu dan pengetahuan kepada murid. Sedangkan mendidik adalah aktivitas membentuk watak, karakter murid. Karena itu dalam mendidik perlu ada ketegasan dan disiplin.
“Sedangkan peran siswa adalah membuka diri untuk menerima nilai nilai ilmu pengetahuan serta membuka diri untuk dibentuk menjadi kader masa depan,”. terang Pater Frids.
Pater juga membuat perbandingan guru dulu dan sekarang. “Guru dahulu mengajar dengan memadukan nilai dasar etika, moral dan tradisi luhur orangtua, bekerjasama dengan guru, guru dipandang sebagai sumber pengetahuan dan teladan hidup, guru disegani dan dihormati.” tuturnya.
Sementara guru sekarang nilai dasar longgar karena perubahan kurikulum. Guru dianggap teman sehingga mengurangi rasa hormat dan sungkan kepadanya. Orangtua sibuk sehingga terkesan lepas tangan tapi tidak kerjasama dengan guru. Guru punya ketakutan regulatif yakni UU no 39 th 1999 HAM pasal 56 tentang perlindungan anak sehingga memperlemah daya didik guru.
“Pentingnya iklim pendidikan yang ideal bagi guru dan murid,” kata Ptr. Frids Meko.
Triduum hari kedua, 13 Januari 2022, Salam dalam Kasih Allah, melalui Sr. Eligia, SSPS, “Juga persembahan diri seutuhnya kepada Trinitas Maha Kudus, serta motivasi murni dalam cinta Roh Kudus”.renungan Sr. Eligia, SSPS.
Acara ini dengan misa kudus yang di pimpin oleh Pater Frids Meko SVD. “Bacaan pertama dalam kurban misa syukur itu, dilukiskan tentang rasa syukur. Flo 1;3-11. Paulus adalah seorang filsuf, teolog, pintar, dia mengajak umat untuk bersyukur.
Sebelumnya “Doa yg dihayati sepanjang hari oleh Arnoldus Janssen dan didoakan setiap malam” Terimalah ya Allah Trunggal Maha Kudus tiap nafas dan denyut jantungku sebagai pernyataan hormat dan cintaku terhadapMu,” tutur Sr. Eligia.
“Doa tiga hari berturut turut (Triduum) hari ketiga. Tema Kembali ke Rumah kepada hati Trinitas Maha Kudus,” Hal Ini merupakan dasar spiritualitas Arnoldus Janssen sekaligus sumber dan dasar segala sesuatu yang ada. “Dalam Dia kita hidup bergerak dan ada, Kis 17:28.” Triduum hari ketiga. 14 januari 2022.
Oleh karena itu manusia perlu sadar Guru yang memiliki semangat Allah Tritunggal rela berkorban dan murid yang memiliki semangat Allah Tritunggal sikap terbuka terhadap pembentukkan iman,” lanjut sr. Elitis. Pada misa hari itu Pater Fritz dalam renunganya menguraikan degan bagus tentang peran Allah Bapa sebagai Pencipta, Allah Putera sebagai Penebus dan Allah Roh Kudus sebagai inspirator dan pelindung gereja sepanjang masa.
Tentang Hati Trinitas Maha Kudus merupakan tempat dimana cinta bersemayam, Hati Trinitas Maha Kudus adalah daya Ilahi yang memberi kehidupan dan daya juang kepada manusia. Spiritualitas Allah Tritunggal dalam bidang pendidikan adalah proses hominisasi dan humanisasi.
“orang perlu sadari bahwa Ia adalah mahkluk peziarah, makhluk pekerja, makhluk yang selalu berdoa dan makhluk yang mengasihi,” renung Pater Frids.
Ajaran Yesus sangat menarik dan memukau hati semua orang. Contoh Yesus membangkitkan Lasarus dan pemuda Naim. Sungguh Yesus memiliki kekuatan kata -kata. Injil menampilkan Yesus sebagai Sang Terang Sejati. Secara spiritual kehadiran Yesus membuat manusia semakin mengenal diri.
Pater melukiskan misteri kandungan ibu yang penuh rahasia tak seorangpun yang mengetahui. Selama 9 bulan kita tinggal dalam kandungan ibu. Pemotongan tali pusat sebagai simbol otonomi diri, bayi secara resmi diberi kesempatan untuk bertumbuh dan berkembang dari saat ke saat, waktu ke waktu untuk menjadi manusia. Dengan kata lain pemotongan tali pusat simbol otonomi diri atau pengakuan diri seorang anak.
Cinta itu bersemi. Cinta ibarat musim. Terkadang ada saat terang namun terkadang kita mengalami kegelapan. KhotbahNya. Suatu hari matahari datang dan gua merasa terang. Gua yang gelap diterangi, dicerahi dengan sinar terang matahari dan kegelapan di gua menjadi sirna.
Maknanya bahwa hidup yang diterangi pancaran kasih Allah, memantulkan kehidupan, damai, sukacita, gembira dan persaudaraan yang sejati. Rasa syukur senantiasa menyertai pengorbanan seseorang bila dimaknai dengan baik.
Pater Frids seusai misa menyampaikan terimakasih untuk undangan sehingga boleh hadir bersama di sini guna memberikan pencerahan berupa renungan hingga perayaan syukur hari ini. (Rofinus Bria)



