Teluk Kepayang, Kabar Nusantara — SMP Negeri 2 Kusan Hulu menggelar peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW sekaligus Haul Abah Guru Sekumpul yang berlangsung khidmat di Aula SMP Negeri 2 Kusan Hulu diikuti oleh seluruh siswa, dewan guru, serta tenaga kependidikan, Kamis (15/01).
Kegiatan tersebut mengusung tema “Refleksi Mendalam Isra Mi’raj dan Keteladanan Guru Sekumpul untuk Mewujudkan Pelajar yang Religius, Bernalar, dan Berkarakter”. Acara diawali dengan pembacaan Maulid Habsyi, Surah Al-Fatihah, serta tilawah ayat suci Al-Qur’an.
Kepala SMP Negeri 2 Kusan Hulu, Sri Supadmi, menyampaikan bahwa peringatan Isra Mi’raj dan Haul Guru Sekumpul menjadi bagian penting dalam pembinaan karakter peserta didik.

“Kegiatan ini diharapkan dapat menanamkan kedisiplinan ibadah, akhlak mulia, serta membangun sikap saling menghormati di lingkungan sekolah,” ujarnya.
Tausiyah agama disampaikan oleh Ustadz Dede Zakaria Ansor. Ia menjelaskan bahwa peristiwa Isra Mi’raj terjadi setelah Rasulullah SAW mengalami masa duka mendalam karena wafatnya paman tercinta Abu Thalib dan istri tercinta Siti Khadijah, sosok perempuan dermawan yang banyak mengorbankan hartanya untuk dakwah Islam.
“Isra Mi’raj menjadi penguat iman Rasulullah SAW dan menjadi dasar perintah salat. Dari salat, kita belajar kejujuran, kedisiplinan waktu, kekompakan, dan ketundukan kepada Allah,” tuturnya.
Selain itu, Ustadz Dede mengajak pelajar untuk menjaga silaturahmi melalui senyum yang ikhlas, salam, dan saling menyapa antarwarga sekolah, serta menekankan pentingnya ilmu karena orang berilmu akan dimuliakan. Pada momentum Haul Abah Guru Sekumpul, ia mengingatkan keteladanan ulama besar tersebut yang dikenal pemurah, dermawan, dan penuh kasih sayang.
“Guru Sekumpul mengajarkan bahwa dakwah dan ilmu harus disertai akhlak yang lembut, pemurah, dan bukan pemarah,” katanya.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan diharapkan mampu memperkuat karakter religius serta membentuk peserta didik yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia.
Ryn/KbrNsntr