Nagan Raya, kabar-nusantara.com – Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Angkatan ke-83 Widya Parama Satwika yang tergabung dalam Sindikat IX melaksanakan kegiatan trauma healing bagi anak-anak terdampak bencana di TPA Alue Siron, Kecamatan Tadu Raya, Kabupaten Nagan Raya, Selasa (10/2/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari program Kerja Pengabdian Masyarakat (Kermadianmas) yang difokuskan pada pemulihan psikososial masyarakat, khususnya anak-anak. Sebanyak puluhan santri TPA mengikuti rangkaian kegiatan pendampingan yang dikemas secara interaktif melalui permainan edukatif, motivasi, cerita inspiratif, serta kegiatan kebersamaan untuk mengembalikan rasa aman dan keceriaan pascabencana.
Selain pendampingan psikologis, mahasiswa STIK Sindikat IX juga menyalurkan bantuan sarana penunjang kegiatan belajar mengaji berupa kipas angin, Al-Qur’an, dan paket makanan ringan. Bantuan tersebut diberikan untuk mendukung kenyamanan dan semangat anak-anak dalam kembali menjalankan aktivitas belajar keagamaan.
Perwira pendamping kegiatan, KBP Kristanto Yoga Darmawan, S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa pemulihan pascabencana harus menyentuh aspek fisik dan mental masyarakat secara seimbang, dengan perhatian khusus kepada kelompok usia anak.
Kegiatan trauma healing ini menjadi bagian dari rangkaian pelaksanaan Dianmas mahasiswa STIK di wilayah Polres Nagan Raya oleh Sindikat IX yang berjumlah 20 personel. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan mendapat sambutan hangat dari pengurus TPA serta masyarakat setempat.
Melalui kegiatan ini, diharapkan anak-anak terdampak dapat kembali bersemangat, merasa diperhatikan, dan pulih secara bertahap, sekaligus memperkuat nilai pengabdian dan kepedulian sosial mahasiswa STIK di tengah masyarakat.
Sumber:Humas Polres Nagan Raya











