Satresnarkoba Ungkap Pengiriman Ganja dari Sumatera ke Bali, Dua Pria di Gianyar Diamankan

 

BADUNG (Kabar-Nusantara.com) – Satuan Reserse Narkoba Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai mengungkap kasus dugaan penyalahgunaan dan peredaran narkotika jenis ganja dengan mengamankan dua pria beserta barang bukti seberat 152 gram netto.

 

Kasi Humas Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai, Ipda I Gede Suka Artana, S.H., Selasa (10/3/2026) menjelaskan, pengungkapan kasus tersebut berawal dari temuan paket mencurigakan di Gudang Cargo Domestik Bandara I Gusti Ngurah Rai pada Minggu (8/3/2026) sekitar pukul 20.00 Wita.

 

“Petugas Satresnarkoba kemudian melakukan pengawasan terhadap paket tersebut dan melaksanakan metode controlled delivery hingga ke alamat tujuan,” ujar Ipda I Gede Suka Artana.

 

Paket tersebut selanjutnya diantarkan ke sebuah warung makan di Jalan Patih Jelantik, Kabupaten Gianyar pada Senin (9/3/2026) sekitar pukul 15.45 Wita. Saat paket diterima oleh seorang pria berinisial D.D. (25), petugas langsung melakukan pemeriksaan.

 

Dari hasil interogasi awal, D.D. mengaku paket tersebut milik rekannya berinisial K.N.P. (30). Petugas kemudian melakukan penggeledahan di tempat tinggal K.N.P. yang juga berada di wilayah Gianyar.

 

Saat paket dibuka, ditemukan satu paket berbentuk tabung yang dibungkus plastik hitam dan lakban bening berisi daun, batang, serta biji kering yang diduga narkotika jenis ganja dengan berat 154 gram brutto atau 152 gram netto.

 

Selain itu, polisi juga mengamankan barang bukti lain berupa satu unit telepon genggam iPhone 13 warna biru beserta SIM card yang diduga digunakan untuk komunikasi terkait pengiriman paket tersebut, serta satu lembar paper rokok bertuliskan “RADJA MAS”.

 

Dari hasil pemeriksaan sementara, tersangka K.N.P. mengaku ganja tersebut diperoleh dari seseorang berinisial I yang berada di Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara, dan dikirim melalui jasa ekspedisi.

 

Saat ini kedua tersangka beserta barang bukti telah diamankan di Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Polisi juga masih melakukan pengembangan guna mengungkap jaringan peredaran narkotika tersebut. (Nal)