Magelang (Kabar Nusantara) – Sebanyak 262 calon haji dari Kelompok Bimbingan Haji dan Umroh (KBIHU) Amanah PDM Kabupaten Magelang dilepas oleh ketua PDM Kabupaten Magelang M. Nasirudin. Jumlah ini meningkat drastis dari tahun sebelumnya yang berjumlah 198 orang.
Pelepasan calon haji dilakukan secara simbolis dengan penyerahan bendera KBIHU Amanah kepada ketua rombongan calon haji Amanah tahun 2026, Nidaan Hasana.
Tak kurang dari 1.200 orang hadir dalam acara ini. Mereka berasal dari alumni KBIHU Amanah angkatan 1 sampai dengan 21, serta calon haji KBIHU Amanah tahun ini yakni sebanyak 262 orang.
Kegiatan yang dikemas dalam acara pelepasan calon haji KBIHU Amanah 2026 dan halal bihalal ini digelar di Pendopo lapangan drh. Supardi, Sawitan, Kabupaten Magelang, Ahad (05/04/2026).
Acara ini sekaligus memperingati Riliji (Hari Peduli Haji), di mana para alumni yang tergabung dalam Ikatan Persaudaraan Haji Amanah (IPHA) dan calon haji berhasil mengumpulkan 1.125 paket sembako yang disalurkan kepada para kaum dhuafa.
Ketua KBIHU Amanah Dr. Ir. H. Bambang Surendro, M.T., M.A. mengatakan tahun ini calon haji yang bergabung dalam KBIHU Amanah meningkat drastis dari 198 orang tahun lalu menjadi 262 orang pada tahun 2026.
“Alhamdulillah masyarakat makin percaya kepada kami.Tahun ini calon haji yang gabung di KBIHU Amanah 262 orang. Kami akan terus berkomitmen meningkatkan pelayanan kepada jamaah untuk mendampingi mereka menjadi calon haji yang mandiri dan mabrur,” katanya fi sela-sela acara.
Turut hadir dalam acara ini Wakil Bupati Magelang H. Sahid, S.H., Plt. Kepala Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Magelang H. Taufik Husen Ansori, S.H., M.Si., jajaran Pimpinan Daerah Muhammadiyah-Aisyiyah Kabupaten Magelang dan para ketua PCM se-Kabupaten Magelang.
Dalam sambutannya ketua PDM Kabupaten Magelang M. Nasirudin, mengatakan ibadah haji tidak hanya berbekal mental tetapi memerlukan kekuatan fisik yang prima.
“Jamaah calon haji tidak hanya menyiapkan mental, tetapi juga harus menyiapkan fisik,. Karena itu banyak banyaklah olahraga dan bergerak karena di sana banyak ibadah yang memerlukan kegiatan fisik,” kata Nasirudin.
Puncak acara diisi penyerahan bantuan Riliji kepada perwakilan penerima dan tausyiyah oleh Wakil Ketua PWM Jawa Tengah Prof. Dr. H. Rozihan, S.H., M.Ag. (Syakira)











